Minggu, 17 April 2011

"Simple"

Manusia pasti pernah dihadapkan pada masalah-masalah dengan berbagai tingkatan. Mulai dari masalah yg simple sampai masalah yg benar" rumit yg mungkin mengganggu kelangsungan hidup kita. D saat" masalah itu datang, sbagian org menentukan tingkat kepentingan masalah tersebut, tp tk sedikit orang langsung men-'judge' itu hanya masalah sepele. Dari situ kita akan merasa bahwa, kita tidak usah ambil pusing dengan masalah tersebut. Kita akan cenderung cuek, dan tanpa kita sadari masalah yg kita anggap sepele itu akan semakin menjadi-jadi. Itu karena kita tidak benar-benar memahami masalah tersebut, kita seolah acuh pada hal itu. Kita tak berpikir apa yg akan terjadi selanjutnya, apa dampak yg ditimbulkan dari masalah itu.

Saat masalah itu mencapai puncaknya, tak sedikit orang yg merasa putus asa menghadapi masalah itu, merasa tak mampu lagi, menyesal, dsb. Hanya segelintir orang yg mau dan terus mencoba menghadapi masalah itu, mereka berusaha untuk mencari jalan keluar dari masalah itu. Pasti mereka juga pernah merasa putus asa, tak hanya sekali/ dua kali. Tp mereka tetap berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut. Berbagai cara, berbagai usaha mereka lakukan untuk tetap bertahan menghadapi masalah itu. Pada saat ini kita akan berfikir berulang kali untuk mengambil keputusan. Kita merasa tak ingin lagi menganggap remeh suatu hal, kita akan lebih fokus. Itu semua membutuhkan 'Kesabaran' tingkat tinggi. Dari situlah akan timbul semangat, timbul keyakinan bahwa masalah itu akan selesai.

Saat ini lah kita merasa benar-benar "Bukan Apa-Apa" di hadapan Tuhan, saat inilah kita ingin lebih mendekatkan diri pada-Nya. Kita berdo'a, kita memohon, kita meminta.. 
"Tuhan, tunjukkan jalan keluar yg terbaik", "Tuhan, berikanlah hamba kekuatan", "Tuhan, berilah kemudahan untuk semua ini". 
Tapi, sebelum masalah membuat kita seperti ini, kita seolah-olah lupa akan keberadaan Tuhan. Kita terlalu menikmati fantasi dunia, seolah lupa akan kewajiban kita dalam agama.

Yah, itulah manusia.


" Jangan Pernah Menganggap Remeh Suatu Hal Yang Sepele, Karena Suatu Hal Yang Besar Berawal dari Suatu Hal Yang 'Simple' ". 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar